Peningkatan Kapasitas Pengurus BUMDes Kecamatan Cariu
Bimtek pelatihan peningkatan kapasitas SDM pengurus Badan Usaha Milik Desa ( BUMDes ) Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor tahun 2020 di buka oleh Kasi Ekbang Kecamatan Cariu (Doni Junia Darmasakti, ST) dan di hadiri narasumber dari Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa P3MD Kabupaten Bogor (Bapak M. Sophan, SE. M.AP dan Hendro Siswanto, ST) serta Pendamping Desa (Maman S.Pd).
Pelatihan ini dilaksanakan di Aula Kecamatan Cariu Kaabupaten Bogor selama satu hari pada tanggal 09 Juli 2020, diikuti Perwakilan BUMDesa se Kecamatan Cariu.
Dalam sambutannya Kasi Ekbang menyampaikan ucapan terimakasih dan mengapreisasi terselenggaranya kegiatan tersebut. " Kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas SDM pengurus Bumdes ini sangat penting dilakukan untuk membekali para pengurus Bumdes agar mereka mampu mengelola dan mengembangkan
Bumdes secara baik, terutama di awal masa kepengurusannya. Dan perlu diketahui
bahwa keberadaan Bumdes memiliki peranan yang sangat penting dalam pengembangan
ekonomi ,sehingga hasilnya bermanfaat bagi masyarakat, dengan tetap
memperhatikan aspek hukum dalam pengelolaan keuangan desa, serta dengan kepengurusan dan managemen yang baik
serta kreatif, akan mempercepat kemajuan BUMDes "
Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes diharapkan dapat menumbuhkan kemandirian masyarakat dalam mengolah sumber daya yang ada disetiap desa. ”, terang Doni
Pelatihan yang diselenggarakan di Aula Kecamatan Cariu selama satu hari ini mempunyai maksud dan tujuan
agar para peserta memahami tentang prosedur pengurusan dan pengelolaan BUMDes
yang benar sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Potensi yang ada kita
maksimalkan, sehingga bisa meningkatkan pendapatan asli desa”, kata Maman selaku
Pendampin Desa dan CEO BUMDes Cariu.
Narasumber dari Tenaga Ahli P3MD (Bapak M. Sophan, SE. M.AP) menerangkan secara gamblang mengenai cara pengelolaan
BUMDes yang benar, terutama mengenai pengelolaan administrasi pengelolaan umum
serta pengelolaan keuangan, serta pengadministrasi
yang merupakan
suatu proses kegiatan beserta
pendokumentasiannya di setiap jenjang meliputi pencatatan, pendataan, pelaporan
dan pengarsipan.
Administrasi keuangan BUMDes sangat
penting dan sangat diperlukan sebagai bentuk
pertanggungjawaban BUMDes sekaligus untuk mengetahui perkembangan usaha dari
waktu ke waktu baik mengenai omset penjualan, rugi-laba maupun struktur
permodalan. Dengan begitu, manajemen BUMDes bisa melakukan antisipasi sejak
dini ketika unit usahanya mengalami kemungkinan kebangkrutan misalnya. Masalah
lainnya, untuk mengantisipasi pola perilaku yang selama ini kurang transparan
dalam urusan perumusan program dan penggunaan dana.
Lebih lanjut Sophanmenjelaskan,
agar pencatatan keuangan BUMDes lebih detail maka BUMDes harus membuat beberapa
rekening sehingga berbagai peruntukan keuangan bisa dikontrol melalui rekening
yang berbeda. Seluruh rangkaian ini mensyaratkan manajer keuangan BUMDes harus
belajar serius mengenai bagaimana mengelola keuangan secara modern.
Dari semua itu yang terpenting
adalah bahwa pengelolaan BUMDes harus dilakukan secara profesional dan mandiri
untuk menjadi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).