POKJA Kampung KB Cempaka Kutamekar Cariu
Desa Kutamekar Kecamatan Cariu merupakan
salah satu Desa yang berada di Kabupaten Bogor yang memiliki komitmen dalam
pengembangkan Program Kampung KB, hal ini di buktikan salah satu kegiatannya yaitu
Pertemuan Pokja
Kampung KB yang dilaksanakan Aula Kantor Desa
Kutamekar (Rabu, 8 Juli 2020).
Jalannya Pertemuan, Pertemuan
Pokja kampung KB tersebut dihadiri oleh Pembina Kampung Desa yaitu Bapak H. ENCEP (Kasi PKM Kec Cariu), Koordinator DP3AP2KB Kecamatan Cariu (Bpk. Dudi Wahyudi), TP. PKK Kecamatan Cariu (R. Sri Haartati TN, S.AP) Perangkat Desa Kutamekar, Pengurus
Pokja Kampung KB, Babinkamtibnas, Toma, Toga dan para stakeholder yang peduli
terhadap kegitan Kampung KB.
Rapat Koordinasi Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB merupakan sarana yang tepat dalam mewujudkan tujuan Kampung KB, yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia untuk menciptakan keluarga yang sejahtera.
Kampung KB adalah Satu kesatuan wilayah setingkat dusun/RW dengan kriteria tertentu dimana terdapat program KKBPK yang terintegrasi. Tujuan diluncurkan program Kampung KB adalah:
Tujuan Umum :
- Membumikan Total Program KB di kehidupan masyarakat, sesuai
dengan kebutuhan dan kondisi wilayah masing masing .
- Memberikan arah dan pedoman bagi para Penanggungjawab dan
Pengelola Program KKB Tingkat Kecamatan dan Desa, dalam melakukan penggerakan
di wilayah kerjanya untuk mempercepat pencapaian indikator output program KKB.
Tujuan Khusus :
1. Meningkatkan advokasi kepada stakeholder
2. Meningkatkan KIE program KB kepada sasaran dan masyarakat
3. Meningkatkan mekanisme operasional di tingkat lini lapangan
4. Meningkatkan koordinasi, kerjasama dan terintegrasinya
program
5. Meningkatkan peran serta masyarakat
6. Meningkatkan segala informasi yang berhubungan dengan KB tepat
sasaran dan lebih cepat sampai ke masyarakat, sehingga yang menjadi program
pemerintah dapat dengan segera dicapai
Untuk mengukur keberhasilan program Kampung KB, perlu ada
indicator-indikator keberhasilan kampong KB yaitu:
1. Meningkatnya peserta KB baru (PB)
2. Meningkatnya peserta KB aktif (PA)
3. Meningkatnya kualitas kesertaan ber KB (PA ganti cara ke
MKJP)
4. Unmetneed < 10 %
5. Terbinanya Pusmupar dan Pospartum,
a. Paritas adalah banyaknya kelahiran hidup yang dipunyai oleh
seorang perempuan (BKKBN, 2006).
b. Postpartum adalah masa sesudah persalinan dan kelahiran bayi,
plasenta, serta selaput yang diperlukan untuk memulihkan kembali organ kandung
seperti sebelum hamil dengan waktu kurang lebih 6 minggu (Saleha, 2009).
6. Semua Ibu Hamil, Ibu Menyusui terlayani kesehatan dan KB
7. Semua anak usia 0-6 tahun terlayani program kesehatan dan
pendidikan sejak dini (Posyandu & PAUD)
8. Semua keluarga yg punya anak 0-6 tahun terlayani BKB
9. Semua anak (0-18 th) mendapatkan akta kelahiran.
10. Semua remaja dapat aktif dalam BKR dan PIK Remaja
11. Meningkatnya partisipasi keluarga pra-s dan ks.i dalam
kelompok UPPKS
12. Kelompok usila/lansia terlayani dalam BKL/Posbindu
13. Terbinanya lingkungan/kampung yang ber-PHBS melalui PKLK
& KESLING
14. Semua anak usia 7-12 th dan 13-15 tahun bersekolah
15. Tidak ada perempuan yg buta aksara, melalui berbagai kegiatan.